Kamis, 20 November 2014

..



Waktu Tunggu


Menunggumu tanpa batas waktu
Adalah hal terburuk dalam hidupku
Menanti tanpa pasti
Seperti bunuh diri tapi tak jua mati

Kau selalu mampu menahan langkahku pergi
Kakiku selalu terpahat menantimu di sini
Waktu tunggu sudah tak lagi berarti
Karena penantian ini tanpa batas yang pasti

Entah cinta atau aku yang bodoh
Selalu saja mampu bertahan dalam cemooh
Hingga kurasa akalku telah mati
Penantian ini sungguh membunuh diri

Kau semestinya tahu, tapi seolah tak mau tahu
Kau seharusnya peduli, tapi kau tetap biarkanku begini
Dalam derita penantian yang tiada henti
Mungkin hingga ragaku mati



Minggu, 16 November 2014

.



Amore

                Kenapa Mulan memilih Amore? Karena Amore itu kisah yang berakhir bahagia. Kisah cinta paling romantis sedunia. Tidak ada lagi kesedihan dan air mata di ujung kisah. Pokoknya semua cerita berakhir bahagia. Itulah sebabnya, Mulan memberi judul Amore pada goresan terbarunya. Mulan masih terus berharap akan datang keajaiban takdir hidupnya.
            Mulan yakin tak ada yang mustahil, termasuk bila Tuhan menakdirkan ia akan berjodoh dengan Syams. Lelaki yang sudah tiga tahun lebih membayangi kehidupannya. Tak ada yang tak mungkin. Mulan selalu percaya, semua akan indah pada waktunya.
***
            Seperti sebuah sinetron. Mulan merasa kali ini skenario Tuhan sangat membuatnya tercengang. Kemustahilan yang kerap membunuhnya kini hilang sudah. Seperti membuka lembar-lembar buku mimpinya yang satu persatu telah menjadi nyata. Mulan tetap meyakini satu hal, bahwa apa yang ia pikirkan maka itulah yang akan terjadi di kemudian hari, walaupun dengan batas waktu yang tak ditentukan. Termasuk impian terbesarnya untuk hidup bersama Syams.
            Mulan selalu percaya, sesulit apa pun itu, pasti akan selalu ada jalan yang membawanya sampai ke tujuan. Itulah sebabnya Mulan kembali menuliskan mimpi-mimpinya pada lembaran putih itu. Mengukir nama indah Syams di sana. Dan setelahnya, membiarkan skenario Tuhan yang akan bekerja. Mulan hanya butuh sabar dan percaya, bahwa apa yang ia yakini pasti akan terjadi.
            Ternyata benar. Tak lama selang Mulan menuliskan kembali mimpi indahnya bersama Syams, peristiwa demi peristiwa tak terduga pun terjadi. Mulan tak mengira jika hubungannya dengan Syams yang hampir kandas kini malah menemui titik terang. Bermula dari Mulan yang berhasil melepaskan diri dari Bintang. Ia sama sekali tak menyangka Tuhan akan mempermudah prosesnya.
            Dan kini, tiba-tiba Syams datang membawa berita yang entah Mulan harus bahagia atau bersedih mendengarnya.
            “Dia ternyata melakukan hal yang sama kepadaku.” Ucap Syams kala itu.
            “Dewi?”
            “…”
            “Dia membalasmu?”
            “Entahlah,”
            “Mungkin ini karma.”
            Mulan belum bisa menangkap respons Syams saat menyampaikan berita yang cukup membuatnya gamang. Tapi Mulan merasakan sebersit kekecewaan pada Syams, walaupun mati-matian Syams membantahnya.
            “Aku justru senang dengan kejadian ini. Selama ini aku kehabisan cara untuk bisa meninggalkannya.”
            "Kenapa harus dengan mencari-cari kesalahan sih? Kalian ‘kan bisa pisah baik-baik, kalau memang kamu sudah tidak bisa lagi mempertahankan pernikahan kalian.”
            “Aku tak mau anakku jatuh ke tangannya.”
            “Jangan egois, jangan mengorbankan kondisi psikis anakmu nantinya. Segala sesuatunya ‘kan bisa dibicarakan baik-baik toh?”
            Syams bersikeras dengan keinginannya untuk mencari celah agar dia tak tampak salah di mata istrinya. Mulan tak habis pikir, mengapa Syams harus mengorbankan kondisi psikis anaknya dengan sikapnya itu. Mengapa lebih mementingkan harga diri dan ego hanya untuk sebuah hak asuh. Mungkin dia hanya tak ingin di posisi terdakwa. Dan sepertinya istrinya pun melakukan hal yang sama.
            Cukup miris memang, Syams rela menghabiskan waktunya berkutat mencari alasan untuk berpisah dengan istrinya. Tidak seperti Mulan yang terang-terangan mengutarakan kepada Bintang, bahwa sudah tak ada lagi yang bisa dipertahankan. Toh pada akhirnya Bintang ikhlas menerima, dan semuanya baik-baik saja.
            Dalam hati Mulan tertawa, ternyata drama kisah selebriti versi Farhat–Regina dialaminya juga sekarang. Apakah itu salah? Untuk meraih kebahagiaan dan cinta sejati dengan cara yang tidak sepatutnya. Lalu apa yang patut untuk mereka? Terus menjalani kamuflase pernikahan yang sudah tidak sehat hanya demi anak?
            Mulan berjanji, tidak akan membiarkan kekhilafan ini berujung kesia-siaan belaka. Ia yakin masih ada harapan untuk memperbaiki niat baik walau ditempuh dengan cara yang salah. Bukankah diperlukan pengorbanan besar untuk meraih keinginan yang besar pula. Dan menyatukan cinta mereka ke dunia nyata adalah keinginan terbesar mereka berdua.
            “Aku akan pastikan ini berakhir indah untuk kita, Mulan. Bersabar ya, tinggal selangkah lagi tujuan kita akan tercapai.”
            “Kapan aku pernah menyerah memperjuangkan kita, Syams?”
            Mungkin ini cara yang salah, tapi ini jalan yang diberikan oleh-Nya. Tak akan terjadi suatu hal juga tanpa seizin-Nya, bukan? Mungkin ini takdir. Apa lagi yang harus ditampik? Mulan tak ingin menyia-nyiakan lagi kesempatan emas yang berkali-kali terlewat. Kali ini cerita cintanya bersama Syams harus berakhir bahagia. Untuk itulah Mulan menuliskan sebuah Amore. Mulan tak perlu menutup ending goresannya dengan harapan yang menggantung tak jelas seperti dulu lagi. Baginya, belum terlambat untuk hidup bahagia selamanya bersama Syams. Dan Mulan selalu yakin itu akan terjadi. This should be a happy ending.
***

Kamis, 06 November 2014

Lagu yang Pas didenger Buat Move On

Masih susah Move On? Halah ... Padahal caranya gampang banget lho, sakit hati karena patah hati ya obatnya harus mencari ganti hati, hihi. Tapi beneran kok, hidup ini terlalu indah untuk meratapi kesedihan karena patah hati. Hidup ini terlalu berharga untuk membuang waktu memikirkan yang telah berlalu. Kenapa nggak move on aja dengan cari yang baru. Dengan begitu yang namanya galau akan menjauh darimu. Sumpe deeehhh #Trust me, it work!

Tapi tetep aja sih yang namanya mood suka nggak kenal kompromi. Hati ama sikap kadang suka nggak sinkron. Tapi stay cool, ane punya resep jitu supaya yang namanya galau bisa jauh-jauh dari kamu. Dan bangkitin mood buat move on dengan segera. Dengerin musik aja. Selain ngilangin stres, musik ternyata ampuh buat mengusir bad mood

Nahhh, saya punya beberapa lagu yang rekomen banget buat bantuin kamu supaya bisa lebih semangat buat move on. Ini dia lagu-lagunya:

1. Move On (Project Pop)

Selain liriknya yang kocak, Project Pop tau banget bikin yang dengerin lagu ini jadi ikut-ikutan semangat. Ada beberapa plesetan dari lirik lagu galau beberapa artis terkenal, hehe. Emang dasar tukang parodi. Tapi sumpe dehh, sesuai judulnya ... bisa bikin move on.

"Oooo we're gonna move on, hati galau hanya bikin orang bloon"

So, yang nggak mau keliatan bloon ... ayo dong move on!


2. Menghapus Jejakmu (Peterpan)

Untuk memulai move on, sebaiknya kamu hapus dulu jejak sang mantan yang tertinggal di hatimu. Dan lagu ini pas banget buat ngebesarin hati kamu buat lakukan itu. Sesulit apa pun, kalo udah denger lagu ini pasti hati meleleh juga.

"Engkau bukanlah segalaku, bukan tempat 'tuk hentikan langkahku."

Yups, life was go on Cyiiinnnn. Jangan hentikan langkahmu cuma gara-gara orang yang nggak peduli dengan kesungguhanmu. Yakin aja, kamu pasti bisa.

3. Pasti Bisa (Citra Scholastika)

Lagu ini support banget buat ngeyakinin hati untuk bisa menghadapi segala masalah dalam hidup ini. Jadi harus yakin dulu baru bisa.

"Aku pasti bisa, menikmati semua dan menghadapinya, aku yakin pasti bisa."

Optimis banget 'kan liriknya? Langsung bikin hati jadi tegar lho.

4. Strong Enough (Cher)

Kadang galau bisa bikin hati lemah, susah melupakan dan sulit move on. Kamu harus merasa kuat untuk bisa lalui itu semua. Seperti lirik lagu ini yang super banget.

"...'Cos I'm strong enough to live without you, strong enough and I quit crying.
Long enough, now I'm strong enough to know you gotta go."

Well ... no more tears, no more drama, it's enough ... cos I'm strong enough!

5. Happy (Pharrell Williams)

By the way ... kamu harus merasa bahagia supaya galau bisa menyingkir. Lagu ini pas banget buat menimbulkan kebahagiaan dalam diri kamu.

Because I’m happy
Clap along if you feel like a room without a roof
Because I’m happy
Clap along if you feel like happiness is the truth 
Because I’m happy 
Clap along if you know what happiness is to you
Because I’m happy
Clap along if you feel like that’s what you wanna do

Lagu ini fenomenal banget lhooo. Seperti punya magic buat menghipnotis jadi ikut bahagia setelah mendengarkannya. Happy inside yourself, believe it!




Sabtu, 25 Oktober 2014

Sikap Pasanganmu Berubah? Hmmm...

Setiap orang pasti akan berubah. Entah bentuk fisik, sifat, tabiat dan watak sekali pun. Tapi menurut saya, perubahan sikap dalam suatu hubungan tidaklah baik jika perubahannya menurun. Dalam arti kata, menghilangkan kebiasaan-kebiasaan romantis pada waktu awal sebelum terucap kata cinta dan janji setia, itu sama saja seperti menghilangkan mutu dan kualitas sebuah produk.

Kita ambil contoh produk mie instan. Di awal launching produk baru, secara kuantitas mungkin sangat menggugah selera. Porsi besar dan racikan bumbunya pas. Tapi semakin lama ketika produk itu sudah laku, mulailah ada yang berkurang. Mulai dari timbangannya yang menyusut hingga komposisi bumbunya menjadi lebih minim dari produksi yang pertama. Lalu apa reaksi konsumen? Pastilah minatnya akan berkurang, bukan? Dan tidak mustahil akan berpaling ke produk lain dengan kualitas yang lebih oke.

Begitu pun cinta. Tidak munafik jika manusia biasa itu selalu menginginkan yang terbaik, apalagi untuk pasangan hidup. Mana ada orang yang mau bertahan dalam kondisi yang membuat batin dan pikiran tertekan. Di awal hubungan sangat mesra dan selalu memperhatikan sampai detail tentang apa yang disukai dan tidak disukai oleh pasangan. Giliran sudah merasa memiliki malah jadi tidak peduli.

Jangan dikira jika sudah memiliki maka pasangan akan terikat sampai mati. Kita tidak pernah bisa membaca isi kepala orang lain. Dan kita tidak pernah bisa menebak apa yang akan terjadi satu detik ke depan. Maka, jika kita memang mencintai pasangan dan tidak ingin sampai kehilangan, setidaknya kita bisa mempertahankan sikap dan selalu tunjukkan kepedulian terhadap pasangan.

Jika pasangan sudah merasa terabaikan, tidak menutup kemungkinan keretakan atau lebih parahnya perpisahan akan terjadi. Mana ada sih yang mampu bertahan jika terus-terusan diabaikan dan kebutuhannya tidak diperhatikan. Intinya saling take and give dalam suatu hubungan itu sangat penting dipertahankan. Jangan hanya menuntut untuk dimengerti. Lama-lama mengalah pasti akan ada masanya orang merasa lelah.

Intinya sih sebaiknya jangan pernah menghilangkan kebiasaan lama yang menjadi sumber utama eratnya suatu hubungan. Rasa bosan pasti ada, tapi tidak seharusnya menjadi alasan seseorang untuk berubah, jika memang masih ingin mempertahankan suatu hubungan. Kalau memang perubahannya disebabkan karena hilangnya perasaan, mungkin hubungan itu memang tidak bisa lagi dipertahankan.
***


Kamis, 16 Oktober 2014

..



Ada Dalam Tiada


Aku … Ada dalam tiada
Aku ada saat dia tiada dan aku tiada saat dia ada
Kita … Ada dalam tiada
Kita ada saat mereka tiada dan kita tiada saat mereka ada

Aku serupa bayang dalam hidupmu
Menjelma di kala terang dan menghilang saat gelap datang
Karena terang bisa menampakkanku di sisimu
Dan gelap memusnahkanku untuk menjauh darimu

Kita serupa guliran jam pasir
Yang tak pernah tahu di butir keberapa akan berakhir
Karena waktu bagi kita hanyalah menunggu
Tanpa pernah tahu kapan akan terus bersatu

Cinta kita ada dalam tiada
Akan tetap ada walau tampak tiada
Terus bertahan walau sulit menjelang
Takkan menyerah seberapa pun parah