Senin, 21 Mei 2012

Love

Cintailah Cinta

Memang menyakitkan, ketika kita mencintai seseorang namun ia tak membalasnya. Tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika kita mencintai seseorang dan kita tidak pernah dapat menemukan keberanian untuk mengungkapkan perasaan kita padanya.

Sebuah hal yang paling menyedihkan dalam hidup, ketika kita bertemu dan mengenal seseorang yang sangat berarti bagi kita, hanya untuk mengetahui pada akhirnya seseorang tersebut tidak ditakdirkan untuk bersama kita, sehingga kita harus dengan berat hati membiarkannya pergi dan berlalu.

Adalah benar bahwa kita takkan pernah tahu apa yang telah kita dapatkan hingga kita kehilangannya. Tetapi adalah benar juga, ketika kita tidak tahu apa yang telah hilang hingga hal tersebut menghampiri kita.

Impikan saja apa yang ingin kita impikan, pergi saja kemanapun kita ingin pergi, jadilah sebagai sosok yang kita inginkan, karena kita hanya memiliki satu kali kehidupan dan satu kali kesempatan untuk dapat melakukan semua hal yang kita inginkan.

Letakkan diri kita sebagai layaknya orang lain, jika kita merasa hal yang kita lakukan akan menyakiti diri kita, hal tersebut mungkin akan menyakiti yang lain pula. Kata-kata yang terucap tanpa perhitungan mungkin akan menyulut perselisihan, perkataan yang kejam dapat menghancurkan kehidupan, sebuah kata yang tidak tepat mungkin juga mampu menambah beban batin seseorang. Dan sebuah kata yang penuh cinta kasih mungkin dapat menyembuhkan dan memberikan berkah.

Orang yang paling bahagia adalah orang yang tidak merasa selalu membutuhkan semua hal terbaik. Mereka hanya berpikir bagaimana mencipta semua hal menjadi terbaik bagi mereka yang berlalu dalam hidupnya.

Cinta dimulai dengan sebuah senyum, kemudian tumbuh dengan sebuah kecupan dan berakhir dengan air mata. Ketika kita dilahirkan, kita menangis begitu kerasnya sementara orang-orang di sekeliling kita tersenyum bahagia. Ketika kita menanggalkan hidup, maka kita adalah pihak yang tersenyum begitu bahagia sementara orang disekeliling kita menangis.

Selasa, 15 Mei 2012

Bahagia itu pilihan


Manusia akan bahagia bila ia bisa membuka mata, untuk menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti. Manusia bisa bahagia bila ia mau membuka mata hati, untuk menyadari betapa ia dicintai. Manusia bisa bahagia  bila ia mau membuka diri, agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus.

Manusia tidak merasa bahagia karena ia tidak mau membuka hati, berusaha meraih yang tidak dapat diraih, memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan, tidak mau menerima dan mensyukuri apa yang ada.

Manusia buta karena egois dan hanya memikirkan diri sendiri, tidak sadar bahwa ia begitu dicintai, tidak sadar bahwa saat ini apa yang ada adalah baik. Tapi manusia tidak pernah merasa puas, selalu saja berusaha meraih lebih dan tidak mau sadar karena serakah.

Ada teman yang begitu mencintai, namun tidak diindahkan, karena memilih, menilai dan menghakimi sendiri. Memilih teman dan mencari-cari, padahal di depan mata ada teman yang sejati. Telah memiliki segala yang terbaik, namun serakah, ingin dirinya yang paling diperhatikan, paling disayang, selalu menjadi pusat perhatian dan selalu ingin dinomor satukan. Padahal, semua manusia memiliki peranan, hebat dan nomor satu dalam satu hal belum tentu dalam hal lain. Dicintai oleh satu orang belum tentu oleh orang lain.

Kebahagiaan bersumber dari dalam diri kita sendiri, karena jika berharap dari orang lain maka bersiaplah untuk ditinggalkan dan bersiaplah untuk dikhianati. Kita akan bahagia bila kita bisa  menerima diri apa adanya, mencintai dan menghargai diri sendiri, mau mencintai orang lain dan mau menerima orang lain.

Percayalah kepada kuasa Tuhan, dan bersyukurlah kepada-Nya, bahwa kita selalu diberikan yang terbaik sesuai usaha kita. Tak perlu berkeras hati, Ia akan memberi kita di saat yang tepat apa yang kita butuhkan, meskipun bukan hari ini, masih ada esok hari. Berusaha dan berbahagialah karena kita dicintai begitu banyak orang.


Senin, 14 Mei 2012

BERSYUKURLAH



Jika populasi bumi berkurang hingga menjadi sebuah desa dengan hanya 100 orang penduduk, seperti apakah profil desa kecil yang beragam ini, jika seluruh perhitungan rasio kependudukan dianggap masih berlaku? 

Philip M. Hartner MD dari fakultas kedokteran Stanford University Amerika Serikat, mencoba menemukan jawaban atas pertanyaan ini.

Berdasarkan analisanya, desa kecil bumi akan terdiri dari :
57 orang Asia
21 orang Eropa
14 orang berasal dari belahan bumi sebelah barat
8 orang Afrika

52 Perempuan
48 Laki-laki

80 bukan kulit putih
20 kulit putih

89 heteroseksual
11 homoseksual

6 orang memiliki 59% dari seluruh kekayaan bumi, dan keenam orang tersebut seluruhnya berasal dari Amerika Serikat. 
80 orang tinggal di rumah-rumah yang tidak memenuhi standard.
70 orang tidak dapat membaca.
50 orang menderita kekurangan gizi.
1 orang hampir meninggal.
1 orang sedang hamil.
1 orang memiliki latar belakang perguruan tinggi.
1 orang memiliki komputer.

Marilah kita merenungkan analisa Hartner dan mulai dari hal-hal sebagai berikut :

  • Jika anda tinggal di rumah yang baik, memiliki banyak makanan dan dapat membaca, anda adalah bagian dari kelompok terpilih.
  • Jika anda memiliki rumah yang baik, makanan, dapat membaca dan memiliki komputer, anda bagian dari kelompok elit.
  • Jika anda bangun pagi ini dan merasa sehat, anda lebih beruntung dari jutaan orang yang mungkin tidak akan dapat bertahan hidup di minggu ini.
  • Jika anda tidak pernah merasakan bahaya perang, kesepian karena di penjara, kesakitan karena penyiksaan atau kelaparan, maka anda berada selangkah lebih maju dibandingkan 500 juta orang di dunia.
  • Jika anda dapat menghadiri pertemuan politik atau keagamaan tanpa merasa takut akan dilecehkan, ditangkap, disiksa atau mati, anda beruntung karena lebih dari 3 milyar orang di dunia tidak dapat melakukannya.
  • Jika anda memiliki makanan di lemari pendingin, baju-baju di lemari pakaian dan memiliki atap yang menaungi tempat anda beristirahat, anda lebih kaya dari 75% penduduk di dunia ini.
  • Jika anda memiliki uang di bank, di dompet dan mampu membelanjakan sebagian uang untuk menikmati hidangan di restoran, anda merupakan anggota dari 8% kelompok orang-orang kaya di dunia.
  • Jika orang tua anda masih hidup dan menikmati bahagianya kehidupan pernikahan mereka, maka anda termasuk salah satu dari kelompok orang yang dikategorikan langka, terutama di Amerika Serikat.
  • Jika anda mampu menegakkan kepala dengan senyuman di bibir dan merasa benar-benar bahagia, anda memiliki keistimewaan tersendiri, karena sebagian besar orang tidak memperoleh kenikmatan tersebut.
  • Jika anda dapat membaca pesan ini, anda baru saja mendapat karunia ganda, karena seseorang memikirkan anda dan anda jauh lebih beruntung dari 2 milyar orang yang tidak dapat membaca sama sekali.
Semoga anda menikmati hari yang indah ini. Hitunglah karunia keberuntungan anda dan sampaikan hal ini kepada orang lain untuk mengingatkan bahwa sebenarnya kita adalah orang-orang yang sangat beruntung.



Minggu, 13 Mei 2012

Cara berpikir orang sukses


"Successful people think differently than unsuccessful people"
Ungkapan ini berusaha menjelaskan bahwa perbedaan utama antara orang sukses dan orang gagal ada pada cara berpikirnya. Mereka yang sukses adalah mereka yang selalu menggunakan kekuatan berpikir untuk terus memperbaiki hidupnya sehingga lebih baik.

Orang-orang yang sukses ini adalah mereka yang memiliki tipe berpikir positif. Tipe berpikir orang-orang sukses ini adalah :

1. Big picture thinking bukan small thinking
Cara berpikir ini menjadikan mereka terus belajar, banyak mendengar dan terfokus sehingga cakrawala mereka menjadi luas.

2. Focused thinking bukan scattered thinking
Sehingga dapat menghemat waktu dan energi, loncatan-loncatan besar dapat mereka raih.

3. Creative thinking bukan restrictive thinking
Proses berpikir kreatif ini meliputi : think-collect-create-correct-connect.

4. Realistic thinking bukan fantasy thinking
Memungkinkan mereka meminimalkan risiko, ada target dan rencana serta keamanan sebagai katalis dan memiliki kredibilitas.

5. Strategic thinking bukan random thinking
Sehingga simplifies, customize, antisipatif, reduce error and influence other dapat dilakukan.

6. Possibility thinking bukan limited thinking
Mereka dapat berpikir bebas dan menemukan solusi bagi situasi yang dihadapi.

7. Reflective thinking bukan impulsive thinking
Memungkinkan mereka memiliki integritas, clarify big picture and confident decision making.

8. Innovative thinking bukan popular thinking
Menghindari cara berpikir yang awam untuk meraih sesuatu yang lebih baik.

9. Shared thinking bukan solo thingking
Berbagi pemikiran dengan orang lain untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

10. Unselfish thinking bukan selfish thingking
Memungkinkan mereka berkolaborasi dengan pemikiran orang lain.

11. Bottom line thinking bukan wishful thinking
Berfokus pada hasil sehingga dapat meraih hasil berdasarkan potensi pemikiran yang dimiliki.

Sukses selalu.

Selasa, 08 Mei 2012

10 SIKAP HIDUP BAHAGIA

            1 ° Lepaskanlah rasa Kuatir & Ketakutan  
             Ketakutan dan kekuatiran hanyalah imajinasi pikiran akan suatu kejadian di masa depan yang belum tentu terjadi, kebanyakan hal-hal yang Anda kuatirkan dan takutkan tak pernah terjadi.
                "It’s all only in your mind"
 
                2 °  Buanglah Dendam
Dendam dan Amarah yang disimpan hanya akan menyedot energi diri Anda dan hanya mendatangkan KELELAHAN JIWA, BUANGLAH! Bagaimana cara membuangnya?  Dengan membuangnya begitu saja, 

                    sama seperti Anda membuang bara panas dalam genggaman tangan  
                    Anda.         
                   



                3°  Berhentilah mengeluh
Mengeluh berarti selalu tidak menerima apa yang ada saat ini, secara tidak sadar Anda membawa-bawa beban negatifKetika mengeluh, Anda menjadikan diri Anda sebagai korban. Apakah Anda Bahagia dengan memosisikan diri Anda sebagai korban? 

4°  Bila ada masalah, selesaikan satu per satu
Hanya inilah cara menangani setiap persoalan, satu demi satu.
  
                5°  Tidurlah dengan nyenyak  
                Semua masalah tak perlu dibawa tidur
Hal tersebut buruk dan tak sehat, biasakanlah tidur dengan nyaman.

                6°  Jauhi urusan orang lain
Biarkan masalah orang lain menjadi urusan mereka sendiri. Mereka memiliki cara sendiri untuk menangani setiap masalahnya.







 



                7°  Hiduplah pada saat ini, bukan masa lalu
     Nikmatilah masa lalu sebagai kenangan, jangan tergantung padanya. Konsentrasikanlah hidupmu pada kejadian saat ini, karena apa yang Anda miliki adalah saat ini, bukan kemarin, bukan  besok.
                “Be totally present



8° Jadilah pendengar yang baik
Saat menjadi pendengar, Anda belajar dan mendapatkan ide-ide baru yang berbeda dari orang lain.

9°  Berpikirlah Positif
Rasa frustasi datang dari pikiran negatif, sementara saat Anda berpikir negatif secara terus-menerus artinya Anda memberi makan rasa frustasi. Negatifitas tidak pernah menjadi cara optimal dalam menangani situasi apapun. Kenyataannya negatifitas membenamkan Anda dalam ketidakbahagiaan. Setiap keadaan batin yang negatif akan menular. Kembalilah berpikir positif. Bertemanlah dengan orang-orang yang berpikiran positif dan terlibatlah dengan kegiatan-kegiatan positif.





10°  Bersyukurlah
Bersyukurlah atas hal-hal kecil yang akan membawa Anda pada hal-hal besar. Sekecil apapun karunia yg Anda terima (traktiran makan gratis dari teman, senyum manis seseorang yang tidak dikenal, keluarga yg mengasihi Anda, bahkan cuaca cerah yang bersahabat dan masih banyak lagi) akan menghasilkan hal-hal besar dan selalu membawa Anda kepada kebahagiaan  saat Anda bersyukur. Bersyukurlah setiap waktu, pagi, siang, sore, malam, bahkan sepanjang hari. 

Senin, 07 Mei 2012

Pelajaran Berharga from Warren Buffet



Selama 1 jam interview CNBC dengan Warren Buffet, orang terkaya nomor 3 di dunia saat ini, yang telah menyumbang $ 31 milyar untuk kegiatan sosial. Marilah kita ikuti beberapa aspek yang menarik dalam hidupnya.


1. Pertama kali dia membeli saham investasi pada usia 11 tahun dan dia katakan itu sudah terlambat.

  • Ajarkanlah anak – anak anda berinvestasi sejak dini.

2. Dia membeli sebuah ladang kecil pada usia 14 tahun dari hasil mengantar koran.
  • Sesuatu bisa dibeli dengan sedikit tabungan. Ajarkanlah anak – anak anda untuk memulai sebuah bisnis.

3. Dia tetap tinggal di rumahnya yang kecil berkamar tiga yang ia tempati sejak menikah 50 tahun yang lalu. Dia katakan : saya memiliki segalanya dirumah ini.
  • Jangan membeli sesuatu yang tidak benar–benar anda butuhkan dan ajarkanlah anak anda berpikir demikian.

4.  Dia menyetir sendiri mobilnya kemana saja dia ingin pergi dan dia tidak membutuhkan sopir pribadi maupun bodyguard.
  • Jadilah dirimu sendiri.

5. Dia tidak pernah mengendarai jet pribadinya, meskipun ia memiliki perusahaan jet terbesar didunia.
  • Selalu berpikirlah cukup dengan apa yang kau miliki.

6. Perusahaannya, Berkshire Hathaway, memiliki 63 anak perusahaan. Dia hanya menulis 1 surat tiap tahun untuk para CEO-nya, memberikan mereka target tahun tsb. Dia tidak pernah mengadakan rapat atau memanggil mereka.
  • Letakkan orang yang tepat pada posisinya.

7. Dia hanya membuat 2 peraturan untuk CEO-nya :
    1 : Jangan habiskan uang pemegang saham    

    : Jangan lupa peraturan no. 1
  • Buatlah suatu target dan buat mereka fokus dengan target tsb.

8. Dia tidak memiliki pergaulan kelas atas. Dia menghabiskan waktunya makan popcorn dan menonton TV dirumah.

  • Jangan mencoba untuk pamer, jadilah diri sendiri.

9. Warren Buffet tidak membawa handphone dan tidak memiliki komputer di mejanya.


10. Bill Gates, orang terkaya no. 1 beberapa tahun yang lalu mengadakan janji temu dengan Warren Buffet. Dia merancang pertemuan untuk 30 menit saja, tapi dia menghabiskan 10 jam untuk belajar menjadi seperti Warren Buffet.


Nasihatnya untuk anak–anak muda: Jauhkan dirimu dari pinjaman bank atau kartu kredit dan berivestasilah dengan apa yang kau miliki, serta ingat :
  • Uang tidak menciptakan manusia, manusialah yang menciptakan uang.
  • Hiduplah sederhana sebagaimana dirimu sendiri.
  • Jangan melakukan apapun yang dikatakan orang, dengarkan mereka, tapi lakukan apa yang baik saja.
  • Jangan memakai merk, pakailah yang benar–benar nyaman untukmu.                      
  • Jangan habiskan uang untuk hal–hal yang tidak benar–benar penting.
  • Jika itu telah berhasil dalam hidupmu, berbagilah dan ajarkanlah pada orang lain.

"Orang yang berbahagia bukanlah orang yang hebat dalam segala hal, tapi orang yang bisa menemukan hal sederhana dalam hidupnya” 


Let us choose the way to live!