Bagiku, ada dua hal yang bisa mengubah kepribadian
seseorang, yaitu hidayah dan azab. Dan aku sangat memilih hal yang pertama.
Alhamdulillah… Allah mengabulkannya

Hidayah itu turun dengan banyak cara.
Bisa melalui seseorang atau sumber bacaan. Aku mendapat hidayah dari kedua
jalan itu. Seseorang telah mengubah pribadiku, akhlakku dan menjadi penyemangat
hidupku. Dan aku menemukan bacaan-bacaan yang menggugah hati serta mengubah pola
berpikirku.
Berikut buku-buku yang secara tak langsung telah mengubah jalan
hidupku, karena dengan konsekuen kuikuti hal-hal positif yang ada di dalamnya.
The
Secret-nya Rhonda Byrne mengajarkanku cara berpikir positif yang baik dan benar.
Dan selalu mengarahkanku untuk berhati-hati dengan apa yang kupikirkan. Karena
rahasia terbesar hidup yang tertulis dalam buku ini adalah tentang bagaimana
kita mengendalikan pikiran agar bisa mengatur apa yang akan terjadi
di kehidupan kita kelak. Hukum tarik menarik dalam semesta yang bisa kita atur
dengan mudahnya hanya dengan menanamkan pikiran positif setiap saat. Positif
thinking! Itulah kunci sukses seseorang untuk mewujudkan impian.
Berbicara
tentang mimpi, dari buku ini aku menemukan bagaimana cara yang baik untuk
mengolah dan mewujudkan mimpi. Menuliskan impian adalah hal paling efektif
untuk merealisasikannya. Menulis bagiku adalah cara membuang beban agar
menjadi ringan. Aku tak mau terbebani oleh mimpi yang kupendam sendiri, untuk
itulah aku menuliskannya agar dunia tahu, bahwa impianku adalah penyemangat
hidupku. Dan aku tak akan pernah menyerah untuk terus membuatnya menjadi nyata…
kelak!
Dari
seseorang aku mengenal buku ini, sebut saja Anonim. Dia mengajariku banyak hal
untuk menjadi pribadi yang lebih berakhlak. Melaluinya dan buku ini, aku mulai
mengenal Duha, Tahajud dan tergerak melakukannya dengan ikhlas beserta amalan untuk
memperlancar rezeki melalui jalan-Nya. Banyak motivasi hidup di buku ini yang membuka lebar
mataku dan menyadarkanku bahwa Allah selalu bersama orang-orang yang senantiasa
istiqomah mencari dunia di jalan-Nya.
Thanks to Anonim, kalo kata Afika… you are my everything
Thanks to Anonim, kalo kata Afika… you are my everything

Subhanallah... hatiku berteriak saat
menuntaskan halaman terakhir buku ini. Baru membaca kata pengantarnya saja
sudah membuatku tersadar akan arti sebuah keikhlasan. Ikhlas! Kata tersulit
untuk direalisasikan bila kita tidak tahu ilmu dan cara jitu mengamalkan sebuah
keikhlasan. Dari buku ini, aku tak takut kekurangan materi. Dari buku ini aku
tak pernah berpikir jauh saat memberi. Karena setelah tahu ilmunya, ternyata
memberi itu berbanding lurus dengan menerima kembali plus bonus dari-Nya.
Ruaarrr biasa… baru di tahun ini aku tak merasa berat sedikit pun mengeluarkan
minimal 10% dari seluruh penghasilanku secara rutin untuk kusedekahkan kepada
yang membutuhkan. Dan ajaibnya, hidupku tak pernah merasa kekurangan. Selalu
saja ada bila membutuhkan apa saja yang kuinginkan. Aku semakin tak silau
dengan duniawi, hidupku hanya untuk Allah dan hartaku juga milik-Nya, jadi
untuk apa mengepal sesuatu yang esensinya adalah bukan milik kita. Satu yang
kupercaya, Dia tak pernah ingkar dengan janji-Nya. Ingatlah, apa yang kauberi…
itu yang akan kauterima —plus bonus dari-Nya. Trust me, aku sudah
membuktikannya. Buat yang selalu merasa kekurangan, wajib membaca buku ini,
agar senantiasa merasa kaya walaupun dalam keadaan kekurangan bahkan miskin
sekalipun.
Ini
adalah buku motivasi terlengkap yang pernah kubaca. Dari buku ini aku telah
menemukan sumber kebahagiaan yang tersembunyi. Saat down, bila
membuka lembar demi lembarnya, membuat hatiku adem ayem seketika. Bagiku ini adalah
kitab kebahagiaan dan bagaimana cara membuat hidup menjadi sempurna. Aku tak
pernah lagi kehilangan kebahagiaan, karena bahagia itu sebenarnya ada dalam
diri kita, tidak pada orang lain. Buat yang merasa sulit menemukan
kebahagiaan, luangkan waktu untuk membaca buku ini, maka kebahagiaan
yang kaucari tak akan pernah pergi ke mana-mana lagi.
Buku
terakhir ini bukan niat untuk promosi lho… hehe. Bukan pula karena ada goresan
penaku di dalamnya. Tapi beneran, buku ini membawa aura positif hidupku. Apa
karena ada stempel gramedia di covernya? Entahlah, buku ini seolah keajaiban
dari perwujudan salah satu mimpiku untuk bisa menitipkan tulisanku di penerbit
mayor. Ini hanya langkah kecilku untuk langkah-langkah besarku berikutnya. Satu
resolusi mimpiku sudah terealisasi di buku ini, mimpi terindah saatku berkata,
“Aku pasti bisa bikin tulisan kayak serial Chicken Soup for the Soul favoritku itu.” Tahukah? Aku berkata seperti itu lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Saat
serial Chicken Soup for the Soul sedang booming-booming-nya di Indonesia.
Subhanallah, ternyata Indonesia tidak mau kalah dari Jack Canfield dkk.
Gramedia pun mengeluarkan debut Chicken Soup for the Soul versi penulis asli Indonesia. Dan
namaku… ada di salah satu halamannya

Beruntung berubah lewat hidayah ya mbak.. :)
BalasHapusAku 2 kali dapat hidayah, yang pertama mungkin terlalu disia-siakan, tapi Alhamdulillah Allah kasih lagi hidayah yang ke-2. Semoga hidayah ini bisa ngerubah hidupku benar-benar :)
Sukses selalu buat tulisan/novel mba Mel ;) (Y)
Alhamdulillah, org² yg mendapat hidayah adalah manusia yang beruntung. Makasih yaaa, sukses jg buat Mas Rahman :)
Hapuswalah pantes 7 keajaiban rezeki jadi buku best seller, btw banyak juga mbak koleksi bacaannya :D
BalasHapusIya Alhamdulillah, ini baru yg nonfiksi lho, blm fiksinya...hehehe
Hapus