Selasa, 23 Juli 2013

Tak Ada Kata Terlambat untuk Memulai, pun Mengakhiri

Semangat pagi duniaaa, waktunya menggapai cita dan asa tanpa jeda. Dan sudah waktunya mengucapkan ‘BYE’ untuk satu detik ke belakang. Masa lalu ... take care ya kamu J

Apa bedanya memulai dan mengakhiri? Bertemu dan berpisah? Itu semua berbanding lurus dengan dari tidak tahu menjadi tahu, lalu tidak mau tahu. Simple toh?

Ada yang bilang hidup itu pilihan, nggak perlu menyesal saat sudah menjatuhkan pilihan. Betul banget! Menyesal itu cuma mengasihani diri sendiri, buat apa? Kalau masih bisa hidup tanpa pilihan apa pun, sebenarnya itu juga merupakan suatu pilihan #binun? ngomong apa sih?!

Sendiri tanpa pasangan, tetap lebih baik daripada berpasangan dengan orang yang salah —Mario Teguh.

Hmm ... Om Mario Teguh aja bisa bikin quote kayak gitu, menurutmu?

Kalo menurut aku sih, bener banget! Alasannya? Buat apa memaksakan diri menjalani sesuatu dengan keterpaksaan. Bullshit dengan kata pengorbanan tanpa kebahagiaan. Oh come on, realistislah memandang hidup. Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan dengan kesendirian. Bebas, lepas, merdeka, nggak ada yang ngatur diri kamu harus seperti apa. It was like living in paradise meeeeeeen!

Kamu nggak harus bertanggung jawab atas suatu sikap yang terus membebani pikiran. Menjalani sesuatu setengah-setengah? Mending mundur aja, sob! Hidup itu harus TOTAL. Dengan begitu hasilnya pun akan TOTAL. Nggak percaya? Buktiin aja ... he. 

#nyambung nggak sih judul ama isi? xixixi.

4 komentar:

  1. betul mbak, saya pribadi juga berpendapat, menyesali sesuatu lama-lama itu gak akan merubah sesuatu.. sedangkan kita sebagai manusia tentu butuh perubahan, apalagi ke arah yg lebih baik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yups... solusinya adalah move on :)

      Hapus
  2. kak Mel, Aida suka banget postingannya kak Mel . . . banyak hal yang masih bisa kita lakukan dari pada harus menengisi masa lalu . . . . hehehehe . . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih ya Aida... chayoooo move on, hehehe

      Hapus